Tips Keuangan: Cara Membeli Barang yang Sesuai dengan Kebutuhan
Seorang istri tentunya merupakan seorang bendahara rumah tangga untuk mengatur setiap pemasukan dan pengeluaran keuangan. Sebagai seorang istri tentu dengan cara membuat anggaran belanja secara teratur untuk menentukan pengeluaran bulanan maupun tahunan, anggaran belanja ini akan membantu kestabilan finansial dan tentunya belanja harus secara realistis sehingga tidak membuat penghuni rumah merasa kekurangan. Selanjutnya, memisahkan uang sesuai dengan keperluan, cara ini akan dibantu dengan pengelompokan uangnya menggunakan dompet dengan tempat terpisah maupun amplop sehingga uang akan dikeluarkan sesuai dengan kebutuhannya.
Selain itu, hindari pembelian secara dadakan karena hal ini akan membuat uang lebih boros terutama jika sedang diskon membuat pembelinya akan mudah menggosok kartu kredit. Pastikan finansial stabil dan menghindari utang karena utang akan membuat pengeluaran semakin bertambah dan tidak terkendali. Dapat juga dengan membeli barang bekas yang masih bagus dan memiliki fungsi, terutama saat ini banyak barang preloved dijual dengan harga terjangkau.
Berikut adalah cara memutuskan ketika akan membeli suatu barang diantaranya:
• Definisikan tujuan atau keperluan yang dibutuhkan, contohnya ingin membeli kulkas yang dibutuhkan untuk menyimpan berbagai keperluan bahan makanan dan hal ini akan menentukan kapasitas kulkas.
• Tetapkan kriteria apakah barang yang diperlukan membutuhkan fitur lain, pisahkan dari keinginan dari keperluan dan sediakan waktu untuk mempertimbangkannya lalu memutuskannya.
• Sediakan waktu untuk melakukan eliminasi terhadap beberapa pilihan, buang pilihan dengan fitur yang harus dimiliki dan sempitkan daftar menjadi dua pilihan.
• Identifikasi barang yang cocok dengan cara membandingkan kebutuhan, harga dan fitur sudah sesuai.
• Putuskan pilihan terbaik dan lakukan evaluasi pembelian setelah mengeluarkan banyak uang.
Untuk mengatur keuangan maka perhatikan pos biaya hidup dengan 50% terhadap pendapatan yang digunakan secara fleksibel. Untuk cicilan maupun tagihan sebanyak 30% dan hal ini tidak boleh lebih besar karena akan menyebabkan pembengkakan dan penambahan pengeluaran di batas normal. Lalu masukkan 10% untuk tabungan secara rutin per bulannya hal ini penting untuk menabung dana pendidikan, modal usaha hingga untuk liburan akhir. Sisa dari uang bulanan digunakan untuk kebutuhan sosial lainnya karena setiap manusia memiliki kewajiban untuk menolong sesama.