Tips Keuangan: Begini Cara Mensiasati Anak yang Suka Jajan
Memanjakan anak memang boleh dilakukan oleh orang tua, karena merupakan salah satu bentuk kasih sayang. Namun tentunya memanjakan yang diberikan ini jangan sampai berlebihan, karena dikhawatirkan membuat anak memiliki sikap yang tidak baik. Seperti kebiasaan suka jajan misalnya, sebaiknya para orang tua tidak selalu mengiyakan apa yang putra-putrinya inginkan. Karena meskipun orang tua bekerja mencari nafkah demi anak, kebiasaan suka jajan ini jika sering dibiarkan juga bisa terbawa hingga dewasa. Padahal suka jajan merupakan salah satu tindakan pemborosan yang sebaiknya tidak ditanamkan pada diri anak saat masih kecil. Selain itu juga tidak sehat bagi kondisi keuangan orang tua.
Bagi para orang tua, problem anak yang suka jajan memang bukan hal baru lagi. Banyak orang tua yang mengalami dan terkadang menganggap hal ini wajar, sehingga tetap menuruti keinginan anak tersebut. Padahal memanjakan anak dengan cara ini terbilang kurang baik. Selain membentuk kepribadian boros pada anak, juga kurang baik bagi kondisi keuangan orang tua. Untuk menghentikan kebiasaan suka jajan ini, beberapa orang tua terkadang mengambil jalan dengan cara memarahi anak. Namun tentu hal ini kurang tepat. Akan lebih baik jika orang tua melakukan berbagai cara berikut ini:
- Membiasakan anak menjalankan misi harian, seperti membereskan tempat tidur, menata mainan yang digunakan, dll, sebelum bisa mendapatkan uang jajan.
- Mengubah frekuensi pemberian uang jajan pada anak, seperti memberikan uang jajan menjadi 3 periode agar uang tidak langsung ludes untuk jajan semua di satu kali waktu.
- Membuat camilan di rumah agar anak tidak jajan di luar.
- Membiasakan anak untuk berhemat.
- Menanyakan kebutuhan anak dan memintanya untuk menabung terlebih dahulu agar bisa mewujudkan keinginannya.
Saat anak meminta uang jajan, terkadang ada orang tua yang langsung emosi dan menegur anak dengan memarahinya. Hal ini tentunya kurang tepat karena anak menjadi takut dan belum tentu meredam keinginan untuk terus jajan. Akan lebih baik jika orang tua mengajari anak soal keuangan. Misalnya saja dengan memberi anak uang untuk ditabung, agar nantinya uang tabungan tersebut bisa digunakan untuk membeli kebutuhan atau keinginan yang hendak diwujudkan, seperti membeli tas, baju, mainan, buku, dll.