Inilah Jenis Investasi Keuangan yang Cocok Bagi Pemula
Dalam mengelola keuangan, menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dan investasi sangatlah dianjurkan. Karena kedua hal ini jika dilakukan akan sangat bagus sekali dalam mempersiapkan masa depan yang cerah. Investasi merupakan penanaman asset atau dana yang dilakukan oleh perusahaan atau perseorangan untuk jangka waktu tertentu demi memperoleh imbal balik yang lebih besar di masa depan. Jenisnya cukup banyak dan bisa dipilih sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Bagi Anda yang masih berusia muda, tidak ada salahnya untuk mulai melakukan investasi dari sekarang. Dengan berinvestasi sejak muda justru akan mendukung keuangan yang sehat dan stabil di masa yang akan datang. Daripada uang yang dimiliki habis digunakan untuk kegiatan hangout atau bersenang-senang, akan lebih berdampak positif jika dialihkan untuk berinvestasi. Anda tidak perlu bingung ingin melakukan investasi yang berjenis apa. Karena di zaman sekarang ini banyak pilihan jenis investasi yang mudah dan menguntungkan. Sehingga sangat cocok dijalankan oleh Anda yang masih pemula. Adapun jenis investasi yang demikian, antara lain:
- Investasi reksadana.
Investasi jenis sangat cocok bagi pemula karena jumlah dana minimal yang bisa diinvestasikan cukup rendah, mulai dari Rp 100.000,-. Ada berbagai jenis reksadana yang bisa diikuti, seperti pasar uang, pendapatan tetap, hingga pasar saham. Cara mendaftarnya pun cukup mudah, seperti mendaftar rekening bank. - Investasi emas.
Investasi jenis ini terbilang lebih aman dan cenderung lebih kecil resikonya untuk tergerus inflasi. Selain itu, emas merupakan produk investasi likuid, sehingga mudah diperjualbelikan. - Investasi deposito.
Investasi jenis ini cukup diminati oleh anak muda lantaran cukup mudah dan menguntungkan. Dengan investasi deposito, Anda tidak perlu repot-repot dalam mengelolanya dan akan mendapat bunga pendapatan yang stabil antara 5-8 %. - Investasi online peer to peer lending.
Investasi P2P Lending ini sangat mudah dijalankan karena cukup dengan membuka akun secara online dan gratis. Setelahnya Anda harus mentransfer sejumlah uang dan mencari perusahaan yang ingin didanai. Jumlah dana bisa bervariasi, mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 10 juta. Sehingga modal untuk investasi bisa menyesuaikan dengan kemampuan Anda. Namun yang perlu diperhatikan, pastikan Anda memilih perusahaan yang sudah berada di bawah pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).