Mengenal Deposito Berjangka Sebagai Salah Satu Produk Keuangan

Di dalam dunia keuangan, ada banyak sekali produk keuangan yang ditawarkan pada masyarakat. Salah satunya adalah deposito berjangka yang merupakan salah satu bentuk produk tabungan. Meski sudah sering disebutkan, namun masih banyak juga masyarakat yang salah informasi mengenai produk keuangan satu ini. Agar Anda tidak keliru sehingga bisa mendapatkan manfaat yang tepat dari produk tabungan ini, berikut adalah sekilas rangkuman mengenai deposito berjangka.

Produk ini merupakan produk tabungan dimana Anda bisa menyimpan uang. Dikeluarkan oleh perbankan baik bank umum maupun BPR. Deposito memiliki perbedaan yang khas jika dibandingkan dengan tabungan biasa, yaitu:

  • Memiliki bunga simpanan yang lebih besar. Saat ini bunga deposito berada di kisaran 6% per tahun.
  • Memiliki jangka waktu tertentu hingga uang deposito bisa diambil kembali. Jangka waktu tersebut ditetapkan oleh nasabah di awal pembukaan deposito yang berada di kisaran 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan hingga 1 tahunan.
  • Dapat diperpanjang otomatis jika dana deposito tidak diambil.

Deposito yang memiliki bunga lebih besar dibandingkan tabungan juga menjadi salah satu jenis investasi yang paling aman untuk masyarakat menengah ke bawah. Uang pokok deposito tidak akan berkurang meski Anda tidak mengambilnya dalam waktu yang lama. Sebaliknya, bunga deposito akan terus bertambah seiring dengan lamanya Anda menyimpan uang di bank tersebut. Akan tetapi ada kekurangan dari produk deposito berjangka ini yaitu jika dana akan diambil sebelum waktu yang sudah ditentukan, akan ada biaya pinalti yang dibebankan pada Anda. Karena itu perlu diperhitungkan apakah dana yang disimpan di dalam deposito betul-betul tidak akan digunakan di waktu-waktu tersebut.

Sebagai sebuah investasi yang aman bagi masyarakat, deposito berjangka kini menjadi pilihan banyak orang termasuk anak muda. Anda juga bisa memilih deposito berjangka dengan cara auto debet pada rekening deposito setiap bulannya untuk memastikan ada tabungan yang terus bertambah. Dengan begitu setiap bulan Anda akan dipaksa menabung dan hasil tabungan baru bisa diambil pada waktu tertentu misalnya 6 bulan atau 1 tahun ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *