Tips Keuangan untuk Menambah Tabungan Darurat Anda
Tabungan darurat merupakan salah satu aspek keuangan yang sangat penting untuk dimiliki setiap orang terutama untuk keluarga. tabungan darurat merupakan tabungan yang diperuntukkan bagi kejadian darurat misalnya mengalami masalah kesehatan, musibah hingga bencana alam dan kondisi tidak mengenakkan lainnya yang tidak diprediksi sebelumnya. Tabungan ini tidak boleh diambil sembarangan kecuali dengan alasan-alasan darurat tersebut. agar bisa memiliki tabungan darurat, semua orang wajib menyisihkan sebagian penghasilannya dan terus melakukannya hingga jumlah tabungan ini semakin besar dan sekiranya cukup untuk mengatasi kondisi darurat tersebut.
Jika Anda seorang yang belum menikah dan ingin memiliki tabungan darurat yang sewaktu-waktu bisa digunakan jika mengalami masalah serius, maka setidaknya Anda harus memiliki tabungan mengendap sebesar Rp. 5 juta. Namun jika Anda sudah berkeluarga, maka jumlah tabungan darurat sebaiknya lebih besar sesuai dengan jumlah anggota keluarga. Setidaknya untuk mereka yang sudah berkeluarga dengan beberapa anak, harus memiliki tabungan darurat setidaknya Rp. 10 juta. Jumlah tersebut bisa Anda cicil dengan menabung setiap bulannya dari penghasilan dan tidak boleh diambil untuk keperluan konsumtif.
Tabungan darurat bisa diambilkan dari penghasilan keluarga setiap bulannya dan dimasukkan pada tabungan berjangka. Tabungan berjangka merupakan produk keuangan yang saat ini sudah dimiliki oleh semua bank nasional. Dengan tabungan berjangka, Anda bisa memiliki tabungan yang memaksa Anda untuk menabung dengan nominal tetap sebagai batas minimal dan tidak bisa diambil dalam jangka waktu tertentu. Anda bisa mengatur nominal tersebut sesuai dengan penghasilan keluarga misalnya Rp. 200 ribu per bulan atau Rp. 500 ribu per bulannya. Untuk memiliki tabungan darurat yang lebih besar setelah Anda menikah, bisa diambilkan dari penghasilan pasangan atau menambah penghasilan lain dari pekerjaan sampingan.
Setelah Anda memiliki tabungan darurat dalam jumlah yang cukup, tetaplah menabung dalam bentuk tabungan biasa. Tabungan kedua inilah yang bisa Anda gunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga termasuk membeli barang dengan harga yang mahal. Dengan tips keuangan tersebut di atas, diharapkan Anda dan keluarga memiliki tabungan yang bisa diandalkan untuk masa depan.